Saturday, April 25, 2015

Makan Halal dan Murah Meriah di Singapore

Kita sering membayangkan, bahwa Singapore itu diisi oleh orang-orang non muslim. Makanannya serba babi dan tidak halal. Padahal di Singapore itu makan halal dan murah meriah banyak. Singapore itu terdiri dari China, India, dan Melayu. Keturunan Indonesia (Sumatra dan Sulawesi) banyak. Itu sebabnya di Singapore ada distrik bernama Kampung Bugis. Ada masjid Sultan di Kampung Gelam atau kampung Arab, tidak jauh dari kampung Bugis. Di Geylang dan masjid Khadijah. Di Little India ada masjid Angullia. Di Orchard yng sangat glamour ada masjid Al Falah. Berarti di sekitar masjid ada banyak rumah makan halal murah meriah. Harganya juga terjangkau mulai dari Rp. 35 ribu hingga Rp. 150 ribu, tergantung kamu makan dengan menu apa.



Saya pernah makan di Mufids restaurant, di depan stasiun MRT Al Juneid. Ada rumah makan India dan Padang. Harganya sekitar Rp. 35 - Rp. 50 ribu. Seporsi chicken rice Rp. 35 ribu, nasi briyani Rp. 50 ribu. Di rumah makan Padang di depn masjid Sultan, seporsi Rp. 40 ribu - 50 ribu.  Jika ingin menghemat anggaran, saat makan malam, cukup roti saja. Justru yang saya perbanyak adalah minum air putih. Kamu bisa memperoleh air putih di tempat umum. Tinggal membawa botol kosong saja.

Jadi, selama 3 hari di Singapore, misalkan 9 kali makan X Rp. 50 ribu, total Rp. 450 ribu. Nah, kita bisa menekan biaya. Sarapan cukup roti saja. Di depan hotel banyak super market. Saya pernah membawa 3 telor asin dan 3 apel. Setiap pagi sarapannya apel. Siang hari, mesan nasi putih saja dan lauknya ikan asin yang saya bawa. Lumayan, bisa menghemat Rp. 150 ribu. Malah di hari pertama, beberapa peserta mmbawa nasi bungkus untuk makan siang di Singapore. Menarik juga. Mau mencoba? (*)

Kontak:
Gol A Gong - Tias Tatanka
HP : 081906311007
PIN BB : 53A348EB





No comments:

Post a Comment